Wednesday, April 29, 2020

KETIKA LUKAKU MENOLAK KONTRAK BARU DARI EVERTON





Berita spekulasi tentang kepergian Romelu Lukaku dari klubnya kini Everton semakin menguat. Manajer dariThe Toffees, Ronald Koeman, menyatakan sang pemain yang bersangkutan itu memang telah menolak tawaran kontrak baru yang disodorkan oleh manajemen klub.

Romelo Lukaku saat ini telah menjadi top skorer Premier League setelah dirinya berhasil mencetak total 23 gol bagi klub yang sedang diperkuatnya saat ini Everton. Penyerang asal negara Belgia itu berhasil unggul dengan jumlah empat gol atas Harry Kane sebagai pesaing terdekatnya dalam daftar pencetak gol terbanyak di liga Premier League.


Melalui ketajaman yang telah diperlihatkan Romelo Lukaku sampai saat ini, wajar saja kalau dia menjadi incaran klub-klub top di benua Eropa, baik sesama klub Premier League maupun dari berbagai penjuru benua Eropa.RomeloLukaku sendiri sekarang usianya baru menginjak 23 tahun dan dirinya dinilai memiliki potensi untuk dapat tampil lebih ganas lagi di masa mendatang.Dalam setiap aksinya pada pertandingan di PremierLeague selalu mengundang decak kagum lawan terhadap dirinya.

Klub Everton selaku pemilik Lukaku saat ini tentu saja tidak mau kehilangan pemain andalannya itu.Pihak manajemen mereka sudah mencoba beberapa kali untuk menawarkan kontrak baru kepada sang pemain, tapi hasil yang didapat ternyata kontrak tersebut telah ditolak oleh Lukaku.

"
Lukaku telah memberi tahu saya bahwa dirinya tidak akan menandatangani kontrak baru," ujar Koeman di media Soccerway.

Maka dengan demikian, Everton paling lama hanya bisa mempertahankan Romelo Lukaku hingga tahun 2019 mendatang dimana saat itu kontrak Lukaku akan berakhir.Di satu sisi jika Everton tidak ingin pemainnya itu pergi secara cuma-cuma, mereka pun harus menjualnya ke klub lain sebelum kontrak sang pemain akan berakhir.

Romelo Lukaku telah membela Everton sejak tahun 2013 lalu,pada awalnya sebagai pemain pinjaman dari klub sesama Premier League Chelsea, sebelum akhirnya status sang pemain dipermanenkan setahun kemudian.Lukaku sendiri sampai sejauh ini telah berhasil mencetak total 85 gol dalam 160 pertandingan yang telah dia jalani bersama Everton.

Thursday, April 23, 2020

SUATU KETIKA MOURINHO TIDAK MAU BERJABAT TANGAN DENGAN CONTE


ALASAN MOURINHO TIDAK BERJABAT TANGAN DENGAN CONTE USAI PERTANDINGAN

Pelatih dari kedua tim yang bertanding semalam yaitu Jose Mourinho dan Antonio Conte terlihat tidak berjabat tangan usai laga Chelsea melawan Manchester United dibabak perempat final Piala FA. Menurut Mourinho dia memiliki alasan sendiri kenapa hal itu terjadi.

Pada pertandingan semalam Tim Setan Merah datang bertandang ke Stamford Bridge untuk menjalani pertandingan pada babak perempatfinal Piala FA, Selasa (14/3/2017) dinihari WIB. Namun tim 'Setan Merah' dipaksa pulang dengan kekalahan tipis dengan skor 0-1 dari tim tuan rumah.

Dalam pertandingan itu,sempat terlihat Mourinho dan Conte terlibat adu mulut di pinggir lapangan usai Ander Herrera diberikan kartu merah oleh pengadil lapangan.Bahkan kedua pelatih tersebut sampai harus dipisahkan oleh ofisial pertandingan.

Ketika laga berakhir, Mourinho dan Conte diketahui tidak saling berjabat tangan antara satu dengan yang lainnya.Ketika ditanya soal hal tersebut,Jose Mourinho beralasan dirinya hanya ingin langsung mengapresiasi pemain-pemain timnya usai wasit meniup peluit panjang tanda laga telah berakhir.

"Jika saya bertemu dengan dirinya di sini saya akan menyalaminya sekarang," Mourinho saat diwawancara oleh MUTV.

"Kemudian Mourinho juga mengungkapkan kalau dirinya tidak bersalaman karena dia pikir para pemainnya pantas langsung dapat aksi dari saya dan suporter kami juga pantas mendapat ucapan terima kasih, jadi begitu," tuturnya.

"Dengan tegas dirinya mengungkapkan sekali lagi kalau saya melihatnya di sana saya akan menyalaminya.Kahn sekarang ini saya tidak ada keperluan untuk berbicara dengannya sama sekali, tetapi untuk menjabat tangannya,kenapa tidak ? Tentu saya akan melakukannya," Ungkap Mourinho.

Pada pertindangan semalam Mourinho juga mendapat cibiran dari para supporter Chelsea
Ada yang memanggil dirinya dengan sebutan’Judas’ yang artinya sang pengkhianat.
Mourinho sendiri pernah 2 kali menangani klub Chelsea pada 2 periode yang berbeda.
Dari sanalah dia mendapat julukannya “The Special One”karena berhasil membawa Chelsea
Menjuarai Premier League dan menjadi tim papan atas sampai sekarang ini, ketika saat itu Manchester United dan Arsenal masih mendominasi.

Tuesday, April 21, 2020

PSG SEMPAT DIAMUK FANS NYA SENDIRI



Klub asal Perancis Paris Saint-Germain setelah tersingkir secara dramatis dari Liga Champions, mendapatkan sambutan yang tidak menyenangkan dari para suporter mereka. Seluruh pemain PSG mendapat amukan setibanya mereka di bandara.

Paris Saint-Germain telah menjadi korban comeback luar biasa Barcelona di babak 16 besar Liga Champions. Setelah pada pertandingan leg pertama mereka mampu menang 4-0 di Paris, Les Parisiens gantian dibantai oleh Barca dengan skor 1-6 di Camp Nou, Rabu (8/3/2017). Akhirnya mereka pun harus tersisih karena kalah agregat gol akhir 5-6.

Setelah pertandingan, para pemain PSG langsung meninggalkan Spanyol dan pulang ke Paris dengan hati yang masih terluka.Akan tetapi sesampainya  para pemain di Bandara Bourget, Paris, mereka justru dikagetkan oleh kehadiran sejumlah suporter yang marah setelah klub kesayangan mereka kalah begitu telak.

Dalam situasi yang sangat tidak kondusif sekali, para pemain PSG dan keluarga mereka mendapatkan ancaman serta hinaan dari fans di bandara. Dan juga, berberapa mobil mereka juga sempat dirusak.

Setelah kejadian tersebut PSG kemudian mengeluarkan pernyataan resmi melalui situs klub dan mengutuk keras kejadian di bandara tersebut.

Adapun bunyi peryataan itu sebagai berikut "Pada Rabu malam, setelah kembali dari Barcelona, para pemain Paris Saint-Germain dihadang dan diancam oleh beberapa individu di Bandara Bourget meskipun klub dan aparat telah memperkuat pengamanan".

"Banyak para fans dan orang orang lainnya turut menghina para pemain secara verbal sebelumnya mereka juga merusak mobil yang ditumpangi. Dan akibat dari itu ada beberapa kendaraan yang turut rusak.

"Dalam suasana yang sangat tegang dan tidak kondusif, semua kendaraan dikawal untuk memastikan keselamatan para pemain, keluarga mereka, dan anggota staf klub.Ada satu orang tertabrak mobil saat sedang mencoba memisahkan diri dari kerumunan yang secara fisik mengancam para pemain dan keluarga keluarga mereka.

Polisi setempat akhirnya melakukan investigasi secara khusus untuk mengetahui apa yang telah terjadi.Para pemain, staff, dan semua yang hadir saat kejadian berlangsung, telah memberi keterangan dan menginformasikan kepada para penyelidik akan kesiapan mereka untuk membantu investigasi hingga ke akar dari insiden yang sangat disesalkan itu.

PSG akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam segala tindakan yang dianggap memalukan dan tidak mempunyai moral terhadap perlakuan kepada para pemainnya.

Sunday, April 19, 2020

KETIDAKPUASAN PEMILIK MAN CITY TERHADAP PEP GUARDIOLA





Pelatih asal negara Spanyol Pep Guardiola menyebut ekspektasi di Manchester City sangat tinggi.Jadi karena itu, apabila pemilik klub Man City tak senang dengan prestasi tim pada musim ini, Guardiola sangat bisa memahaminya.

Pemilik klub Man City dengan mendatangkan Guardiola sebagai pelatih mereka, mengharapkan kalau City bukan cuma berharap bisa menguasai sepakbola Inggris. Tim yang memiliki julukan The Citizens itujuga ingin berjaya di kompetisi Eropa.

Namun dengan raihan prestasi Pep Guardiola pada musim pertamanya di Etihad Stadium dianggap sang pemilikik tidak terlalu menggembirakan. Pelatih asal negara Spanyol itu hanya bisa mengantarkan Man City sampai ke babak 16 besar Liga Champions. Hasil ini juga merupakan pencapaian terendahnya di Liga Champions sebagai pelatih.

Pada ajang Premier League,Man City juga sudah hampir mustahil menjadi juara dan kini mereka lebih fokus untuk dapat mengamankan tempat di posisi empat besar. Sedangkan di ajang Piala Liga Inggris mereka juga tidak berhasil melaju jauh.

Kini satu satunya harapan mereka untuk dapat meraih gelar yang realistis bagi City adalah di ajang Piala FA. Pada ajang ini, Sergio Aguero dan kawan-kawan akan berhadapan dengan Arsenal di babak semifinal,hari Minggu (23/4/2017).

Tetapiandai pun Man City berhasil menjadi juara Piala FA, pencapaian tersebut tetap dianggap belum sepadan dengan investasi besar yang sudah dikeluarkan oleh pemilik klub, terutama  investasi dalam hal untuk membeli pemain-pemain top. Jadi karena itu, Pep Guardiola dapatmemaklumi apabila pemilik klub merasa tidak senang.

"S
ekarang saya telah berpikir bahwa mereka tidak akan senang. Mereka tentunya sangat berharap kalau klub ini dapat setinggi-tingginya sukses dan untuk memenangi semua titel, dan sekarang kami telah gagal dalam melakukan itu," ungkap Guardiola seperti dikutip media Soccerway.

"
Sehingga kalau mereka tak senang sekarang, saya sangat bisa sepenuhnya untuk memahami. Sekarang ini kami bisa saja bekerja dengan lebih baik dalam hal hasil dan bahkan dalam cara bermain kami karena kami ingin tetap terlibat dalam perburuan gelar yang masih berlangsung dan tetap berada di Liga Champions sampai akhir musim nanti," jelasnya.


Thursday, April 16, 2020

Saat Zlatan Membela Mourinho



Pelatih asal negara Portugal Jose Mourinho mendapatkan kritik setelah tim yang dilatih saat ini Manchester United lebih sering mendapatkan hasil seri ketimbang kemenangan.Tetapi salah satu anak asuhnya Zlatan Ibrahimovic membelanya.

Saat bersama Jose Mourinho, MU memang berhasil tampil tidak terkalahkan selama 20 pertandingan beruntun belakangan ini.Akan tetapi separuh dari rangkaian 20 laga itu berakhir dengan hasil imbang. Kini posisi MU pun menjadi sulit untuk menembus posisi empat besar.

Sampai saat ini MU sudah menjalani 29 pertandingan di liga, tetapi mereka masih berada di urutan keenam papan klasemen sementara dengan nilai perolehan poin 54. Poin tersebut hanya berjarak 4 angka dari Manchester City yang berada di urutan keempat klasemen.

Bintang MU Zlatan Ibrahimovic menilai laju itu bukan kesalahan Mourinho semata.Tetapi menurut dia sang pelatih telah bekerja dengan keras bersama dengan MU yang skuatnya saat ini dinilainya sedang tidak bagus-bagus amat.

"Kali ini Saya rasa pelatih telah bekerja semaksimal mungkin dengan tim yang dimilikinya, dengan kemampuan 200 persen malah. Andai kami memang cukup bagus menjadi nomor satu, kami sekarang akan berada di urutan pertama pada klasemen," ucap Ibra seperti dikutip ESPN.

"Jose masih memiliki mental seorang juara, oleh sebab itu kami tidak pernah kalah. Apabila kalian bermental juara maka kalian akan bertingkah laku seperti itu.Saya mengatakan bahwa itu bukan tentang suatu hal yang bisa dipelajari, tapi tergantung apakah  Anda berjiwa pemenang atau tidak," ucap mantan kapten timnas Swedia itu.

Ini bukanlah pertama kali Ibra bekerja sama dengan Mourinho. Mereka berdua pernah bersama-sama waktu di Inter Milan. Waktu kebersamaan pada periode pertama itu, Ibra telah menunjukkan rasa segan yang mendalam terhadap Jose Mourinho. Hal itu dapat kita lihat juga dari buku biografinya, I Am Zlatan, dimana dia mengungkapkan rasa hormatnya kepada pelatih tersebut.

"Jose adalah orang yang kenal dengan sangat baik. Jose juga adalah seorang yang suka blak-blakan. Dia sendiri tidak akan segan langsung menatap matamu dan mengatakan apakah kalian buruk atau tidak. Hal seperti itulah yang membuat saya semakin senang dengan gaya yang di miliki sampai saat ini," jelas Ibra.