Friday, May 22, 2020

PENAMPILAN TERBURUK INTER SAAT DIASUH PIOLI

PENAMPILAN TERBURUK DARI INTERMILAN MENURUT SANG PELATIH

 

Tim Inter Milan harus menelan kekalahan pahit dari Fiorentina meski mereka sempat unggul terlebih dulu. Penampilan yang ditunjukkan oleh Nerazzurri pada pertandingan malamitu dinilai menjadi yang terburuk pada musim yang sedang berjalan ini.

Pada saat menjalankan pertandingan di stadion Artemio Franchi,hari Minggu (23/4/2017) dini hari WIB, Inter Milan harus menelan kekalahan dengan skor akhir 4-5.Walaupun Sebelumnya, mereka bisa unggul lebih dulu di babak pertama.

Matias Vecino
merupakan pemain dari tim tuan rumah yang berhasil membawa Fiorentina berhasil unggul lebih dulu, yang kemudian dapat dibalas oleh Ivan Perisic dan Mauro Icardi yang merupakan pemain dari tim tamu sebelum waktu jeda di babak pertama usai.

Ketika memasuki babak kedua, Fiorentina berhasil menambah empat gol dalam waktu kurun 17 menit.Adapun pemain tersebut adalah Davide Astori, Vecino, dan dua gol Khouma Babacar yang merupakan empat pembobol gawang Inter ketika pertandingan memasuki babak kedua.

Se
dangkan dengan tim tamu, La Beneamata hanya bisa memperkecil ketertinggalan dengan dua gol tambahan dari sang kapten Mauro Icardi di menit menit akhir babak kedua menjelang pertandingan akan usai.

Menyoroti masalah mengenai kebobolan empat gol yang bersarang ke gawang Inter Milan dalam durasi kurang dari 20 menit, pelatih dari tim Inter, Stefano Pioli, memberikan penjelasan sebagai berikut.

"
Saya rasa ini merupakan penampilan terburuk yang disajikan tim Inter Milan pada musim ini.Jelas terlihat kalu tim kami tidak bisa bereaksi pada suatu kesulitan yang sedang melanda,"ucap Pioli di Mediaset.

Tuesday, May 19, 2020

Komentar Ballack Tentang SCHWEINSTEIGER Saat Ke MU

OPINI BALLACK TENTANG KEPUTUSAN SCHWEINSTEIGER PINDAH KE MU

 

 

Pernah suatu saat Michael Ballack mempertanyakan keputusan mantan rekannnya baik di tim nasional maupun di klub Bastian Schweinsteiger untuk pindah ke Manchester United dari Bayern Munich pada tahun 2015 lalu.Padahal sebelum dia memutuskan untuk pindah ke Manchester United, Bastian sedang menikmati masa kejayaannya bersama tim nya Bayern Munich saat itu.

Pemain yang telah berusia 32 tahun itu didatangkan oleh pelatih ManchesterUnited saat itu Louis van Gaal pada tahun 2015 lalu. Namun sang pemain harus berjuang keras untuk bermain di lapangan hijau selama waktunya di Old Trafford.

Masalah cedera menjadi hal utama atas tidak banyak keterlibatan Schweinsteiger pada musim lalu,dan pelatih Manchester United sekarang ini Jose Mourinho juga meminggirkan sang pemain dari tim pertama setelah pengangkatannya sebagai manajer Manchester United tahun lalu.

Bastian Schweinsteiger telah berjuang dalam perjalanan kembali ke dalam rencana Jose Mourinho,sejauh ini sang pemain telah berhasil membuat empat penampilan dan mencetak satu gol, Akan tetapi lama rekan setimnya dahulu Michael Ballack mengatakan masalah nya di Inggris tidak lagi menjadi kejutan yang besar.

"Setelah transfer terjadi, dia sudah berada pada  masa jayanya, karena cedera juga," mantan bintang Bayern dan tim nasional Jerman mengatakan kepada media di acara sponsor ini. "Saya tidak terkejut dengan perkembangan ini.

"Liga Premier adalah jenis liga yang berbeda dari liga di Eropa Lainnya,di dalam premier league hal fisik sangat diutamakan sekali. Dia memiliki hal itu tetapi dia juga memiliki waktu yang sulit dengan manajer sekarang tetapi para fans dan klub tetap mencintainya. Aku berharap dia akan mampu menutup kariernya di klub ini dengan catatan yang bagus."

Schweinsteiger tidak diturunkan pada pertandingan Piala FA babak perempat final pada hari Senin saat bertandang ke markas Chelsea. Tetapi mungkin saja Bastian bisa diturunkan pada saat United menghadapi Rostov di pertandingan leg kedua Liga Europa babak 16 besar pada hari Kamis nanti pada saat itu.

Friday, May 15, 2020

SAAT BARCA MENGHADAPI JUVENTUS

MIMPI BURUK BARCA TERULANG KEMBALI

 

 

Tim Barcelona kembali mengalami situasi yang sulit dalam misinya untuk dapat terus melaju di ajang Liga Champions musim ini.Setelah pertandingan di Paris Saint-Germain, kini mimpi buruk kembali terjadi di laga melawan Juventus.

Barcelona pertama kali mengalami mimpi buruk ketika kalah dengan skor telak 0-4 dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions lalu di markas PSG. Barcelona saat ini boleh saja dianggap sebagai tim besar dan berpengalaman, tetapi mereka kalah dengan selisih gol yang sedemikian besarnya kala itu dilihat sangat tidak realistis untuk dapat membalikkan keadaan di leg kedua.


Tetapi pada akhirnya Barca berhasil menunjukkan bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin. Blaugrana saat itu berhasil menang dengan skor akhir 6-1 pada leg kedua yang berlangsung di Camp Nou dan mereka berhak lolos ke babak perempatfinal dengan dramatis.

Akan tetapi rupanya mimpi buruk itu kembali mendatangi Barca.Tim asuhan Luis Enrique itu kembali dihantam kekalahan dengan skor 0-3 di markas Juve, Rabu (12/4/2017) pada leg pertama.

Luis Enrique menilai timnya tampil dengan performa di bawah standar pada pertandingan semalam dan juga dalam sejumlah aspek.Dia merasa mengulang kembali keajaiban yang terjadi di babak 16 besar lalu kini akan menjadi lebih sulit.

"Ini bukan masalah apakah menurut saya hasilnya adil atau tidak, tetapi beginilah kejadiannya.Kondisi ini terlihat seperti babak ketiga laga PSG-Barca. Hal ini menjadi sangat serius dan sangat menyedihkan," ucap Enrique dikutip Football Espana.

"Tim kami bermain kurang efektif di babak pertama dan itu adalah momen yang sangat sulit bagi kami. Kami telah menghadirkan kembali sebuah mimpi buruk dan harus melihat kenapa kami bermain begitu buruk."

"Keberadaan posisi kami dan sejumlah detail lain di lapangan sangat di bawah standar. Intensitas tim kami seharusnya jauh lebih tinggi. Pada ajang Liga Champions ketika melawan tim seperti Juve, Anda tak bisa lolos dengan cara seperti itu," imbuhnya.

Di media Whoscored terdapa record bahwa tim Barca memiliki penguasaan bola sebesar 68%.Tetapi dari 16 percobaan yang dilakukan, hanya empat yang mencapai target. Sedangkan Juve punya total 14 tembakan, delapan di antaranya tepat mengarah ke gawang.

Tuesday, May 12, 2020

PERIODE BURUK ARSENAL

ARSENAL HARUS SEGERA MINTA MAAF KEPADA PARA FANS

 

Seperti yang kita ketahui pada pertandingan tadi malam Arsenal yang sangat diharapkan  bisa membalikkan keadaan,yang terjadi malah sebaliknya Arsenal harus dipermalukan di kandangnya sendiri. Hector Bellerin mengatakan The Gunners harus segera minta maaf kepada para fans.

Arsenal memang memiliki beban berat kala mereka harus menjamu Bayern Munich pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di stadion Emirates Stadium, Rabu (8/3/2017) dinihari WIB. Karena Arsenal  telah dikalahkan Bayern 1-5 di leg pertama, mereka pun dituntut harus menang dengan minimal skor 4-0 untuk membalikkan keadaan.

Pada awal pertandingan harapan sempat muncul ketika Theo Walcott membawa Arsenal unggul lewat golnya di babak pertama. Hingga peluit berbunyi pada akhir babak pertama, tim tuan rumah masih terus memimpin dengan skor 1-0.

Memasuki babak kedua awal petaka terjadi, pelanggaran Laurent Koscielny terhadap Robert Lewandowski menjadi awal kehancuran untuk Arsenal.Bayern berhasil mendapatkan hadiah penalti, sedangkan Koscielny harus diusir wasit setelah dia mendapatakan kartu merah. Dan Lewandowski pun berhasil mengekseskusi penalty tersebut yang kemudian mengubah skor jadi sama kuat 1-1.

Dalam kondisi kalah dari jumlah pemain, Arsenal dapat dipastikan harus mencetak empat gol lagi di sisa waktu untuk memaksakan extra time. Tugas yang sangat berat untuk Arsenal dan kemudian yang terjadi justru sebaliknya.

Bayern Muenchen semakin menggila dan tanpa kenal ampun melesakkan empat gol tambahan lewat kaki kaki pemain mereka yaitu Arjen Robben, Douglas Costa, dan Arturo Vidal (dua gol).Raksasa Bundesliga itu pun berhasil lolos ke perempatfinal dengan agregat 10-2.

Memasuki masa pertandingan yang akan segera berakhir, banyak kursi-kursi kosong terlihat jelas di Emirates Stadium. Hal tersebutlah yang membuat Bellerin sangat sedih.

"Saya merasa sangat sedih sekali karena melihat para fans meninggalkan stadion begitu awal. Padahal kami bermain untuk mereka, ingin mereka gembira saat berada di belakang kami, dan sungguh menyakitkan melihat mereka begitu cepat meninggalkan stadion," ungkap Bellerin di situs resmi Arsenal.

"Kami harus segera berusaha membuat mereka gembira kembali dengan sisa musim yang kami harus jalani.Saya tahu kami punya pemain-pemain dan potensi untuk terus tampil lebih baik lagi, kami cuma harus bermain pada setiap laga dengan cara yang sama seperti kami memulai laga hari ini. Jika kami bermain seperti itu, kami bisa dapat bersaing kembali," kata pemain bek kanan asal Spanyol itu.

"Yang paling penting sekarang kami harus meminta maaf kepada para fans karena kami ingin tampil lebih baik daripada itu," ungkapnya.

Sunday, May 10, 2020

KANTE SAAT MENJADI PEMAIN ANYAR CHELSEA

PENAMPILAN GEMILANG DARI N’GOLO KANTE

 

Pemain anyar Chelsea yang baru memperkuat tim pada musim panas lalu N'Golo Kante berhasil menjadi penentu kemenangan tim nya atas Manchester United pada babak perempatfinal Piala FA. Kante dipuji sebagai pemain yang fantastis.

Saat menjalani pertandingan melawan Manchester United di kandang mereka sendiri Stamford Bridge, Selasa (14/3/2017) dini hari WIB, Chelsea berhasil memetik kemenangan dengan skor tipis 1-0. N’Golo Kante menjadi satu satunya pemain yang berhasil mencetak gol semata wayang itu pada menit 51di babak kedua.

Melalui kemenangan yang didapat ini,The Blues akhirnya berhasil masuk ke babak semi final dan mereka akan menantang Spurs di babak semifinal Piala FA yang akan berlangsung di Wembley pada bulan April mendatang.

Selama bersama Chelsea musim ini, Kante memang tampil sangat menjanjikan.selain itu dia juga berperan besar dalam mengantarkan tim asal London barat itu memuncaki klasemen Liga Inggris dengan total raihan 66 poin sampai saat ini.

Kante telah bermain sebanyak 26 pertandingan di Liga Inggris musim ini. Kantepun juga dikenal sebagai pemain yang mempunyai daya jelajah luas,dia dapat bermain pada setiap posisi , selalu mengejar bola di lapangan bisa tampil bertahan dan juga mampu menyerang dengan baik bila dinilai rata-ratanya kante melakukan lari sejauh jarak 11 kilometer pada setiap pertandingan.

Dari penampilan Kante diapun juga mendapat pujian dari rekan setimnya di Chelsea, Gary Cahill. Cahill merasa sangat tertolong sekali dalam menggalang pertahanan timnya dengan kehadiran pemain asal Perancis itu.Kante telah menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang sangat disegani oleh lawan lawannya, dia dapat membantu kami para pemain bertahan Squawka pun hanya mencatat Kante cuma melakukan sekali kesalahan bertahan dalam 26 penampilannya di Liga Inggris.

"Kante hari ini bermain dengan fantastis sekali. Kita dapat melihat apa yang dia lakukan musim lalu bersama timnya dulu Leichester City, tetapi nyatanya dia langsung bisa bermain bagus lagi musim ini.Kehadirannya sangat penting, terutama bagi kami di lini belakang," kata Cahill dilansir dari BBC.